Pembinaan TNI Angkatan Darat bertujuan untuk melancarkan terselenggaranya pertahanan darat negara melalui upaya mewujudkan kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan TNI Angkatan Darat sebagai komponen utama pertahanan darat negara. Sebagai komponen utama TNI Angkatan Darat berupaya melaksanakan pembinaan dengan menjalankan segala usaha, tindakan dan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pembangunan, pengembangan dan pengendalian semua kekuatan pertahanan negara di darat agar selalu siap menghadapi setiap tuntutan tugas dalam rangka penyelenggaraan tugas pokok dan tugas – tugas TNI Angkatan Darat. Sasaran pembinaan Angkatan Darat mencakup pembinaan fungsi pertempuran, pembinaan teritorial (Binter) dan pembinaan kekuatan.
Binter, sebagai salah satu sasaran pembinaan TNI Angkatan Darat berperanan dalam pengelolaan potensi kewilayahan menjadi kekuatan kewilayahan. Dalam mewujudkannya, TNI Angkatan Darat telah menempatkan menjadi salah satu sasaran utama pencapaian tingkat profesionalisme prajurit sebagai ujung tombak Binter. Kenyataan pada saat ini, pelaksanaan Binter oleh aparat teritorial dalam pencapaian sasaran Binter belum optimal yang disebabkan oleh kurangnya pengamalan sikap, penampilan kultur dan kemampuan aparat teritorial.
Dengan semakin beratnya tugas TNI Angkatan Darat dimasa mendatang maka konsep pengelolaan potensi kewilayahan menjadi kekuatan kewilayahan harus dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan penyelenggaraan Binter agar tujuan dapat tercapai. Hal ini merupakan tuntutan tugas yang mendesak agar penyelenggaraan Binter oleh aparat teritorial dapat berjalan sesuai dengan kebijaksanaan Kasad yang tertuang dalam tugas pokok TNI Angkatan Darat. Guna mencapai tujuan tersebut maka perlu optimalisasi penyelenggaraan Binter yang disesuaikan dengan perkembangan dinamika masyarakat, bangsa dan negara dewasa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar