Pekerja tambang batu bara itu menyerang polisi di El Entrego yang berdekatan dengan tambang El Soton. Mereka menggunakan peluncur roket rakitan dan juga ketapel. Jalanan pun diblokade dan 8 ribu pekerja tambang lainnya berunjuk rasa.
Tidak ada korban yang terluka dalam insiden ini. Sejumlah pekerja tambang di El Entrego pun membawa tameng buatan untuk melindungi diri dan membarikade jalanan. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Minggu (17/6/2012).
Demonstrasi itu dilakukan sebagai aksi protes pengurangan subsisi tambang, karena kebijakan itu dinilai akan menghancurkan industri pertambangan Spanyol. Meski demikian, Pemerintah Spanyol mengatakan, kebijakan penghematan itu dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian di negaranya.
Deputi Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria mengatakan, negaranya akan selamat dari krisis, namun negara-negara Eropa diminta memperkuat kebijakan fiskalnya terlebih dulu. Pemerintah Spanyol pun mempertimbangkan adanya kebijakan bailout selanjutnya untuk menyelamatkan perekonomian negara.
Sementara itu Perdana Menteri Mariano Rajoy pun bersumpah, reformasi akan membuat perekonomian Spanyol menjadi lebih fleksibel dan kompetitif. Dana Moneter Internasional (IMF) pun sudah memperingatkan Spanyol akan insiden krisis yang melanda Negeri Matador itu.
take from : okezone news
Tidak ada komentar:
Posting Komentar