Minggu, 17 Juni 2012

Pejabat Ketangkap Basah ML di Hutan

WINA - Seorang politisi Austria dijatuhkan denda sebesar 16 ribu poundsterling atau sekira Rp236 juta setelah tertangkap sedang berhubungan seks. Aksi politisi itu terekam oleh kamera tersembunyi di hutan.

Politisi yang tidak mau disebut identitasnya itu siap membayar denda bila foto-foto mesumnya dibumi hanguskan. Perdebatan pun sempat muncul antara asosiasi pemburu yang menempatkan kamera-kamera intai di hutan, dengan pakar hukum.

Menurut pakar hukum, hukum Austria melarang penggunaan kamera intai di wilayah hutan. Namun Asosiasi Pemburu Carinthia justru membela diri dan mengatakan, kamera-kamera itu ditempatkan sebagai alat untuk mengintai hewan-hewan liar di Hutan Carinthia.

"Saya tidak yakin berapa banyak kamera yang beroperasi di hutan Carinthia karena kamera-kamera itu tidak terdaftar. Kami pun tidak pernah mendapat masalah yang terkait penempatan kamera itu," ujar salah seorang anggota asosiasi pemburu Freydis Burgstaller-Gredenegger, seperti dikutip Telegraph, Minggu (17/6/2012).

Sejauh ini, sang politisi sangat malu ketika aksi bercintanya tertangkap oleh kamera intai di hutan. Namun Asosiasi Pemburu Carinthia sepakat untuk merahasiakan insiden ini dan tidak mempublikasikan foto-foto mesum itu.

take from : okezone news


Mahathir Ingin Pemerintah Malaysia yang Keras

KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berkomentar mengenai proses reformasi di negaranya.  Sejauh ini, beberapa pihak menganggap reformasi akan menghilangkan ketegangan antaretnis di Malaysia, namun Mahathir justru mengatakan sebaliknya.

Pria berusia 86 tahun itu mengutarakan kekhawatirannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan Perdana Menteri Najib Razak. Mahathir menganggap Najib terlalu lembut dalam menyikapi oposisinya.

"Kita membutuhkan pemerintahan yang kuat. Mereka harus adil dan juga tegas," ujar Mahathir, seperti dikutip AFP, Minggu (17/6/2012).

Mahathir yang pensiun pada 2003 silam mengingatkan kembali tentang munculnya demonstrasi di negaranya. Menurut Mahathir, terlalu sering memberi kebebasan pada masyarakat akan menimbulkan resiko yang berat. Akan muncul sebuah perseteruan antarentis di Negeri Jiran itu.

"Saat ini, kita ingin menjadi liberal, tapi apa yang terjadi saat ini? Kita justru sangat memperhatikan isu rasial. Banyak warga yang menuduh warga lainnya rasial," imbuhnya.

Mahatir menilai, kampanye persatuan ras yang diusung oleh Najib sama sekali tidak bermakna. Mahathir pun mengkritisi kebijakan Najib yang tidak menahan seseorang atas dasar pemikiran politiknya. Kebijakan itu dianggap membuka pintu untuk masuknya ekstrimisme.

"Kita semua harus mengharapkan sebuah transisi kekuasaan yang mulus, namun bila koalisi Pemerintah Malaysia tidak bisa melakukan itu, peristiwa ini tidaklah baik untuk Malaysia," tutupnya.

take from : okezone news

Ngamuk, Pekerja Tambang Serang Polisi dengan Roket

MADRID - Para pekerja tambang di Spanyol menyerang aparat kepolisian dengan menggunakan roket dan ketapel. Serangan itu dilakukan untuk memprotes kebijakan penghematan yang dicanangkan Pemerintah Spanyol.

Pekerja tambang batu bara itu menyerang polisi di El Entrego yang berdekatan dengan tambang El Soton. Mereka menggunakan peluncur roket rakitan dan juga ketapel. Jalanan pun diblokade dan 8 ribu pekerja tambang lainnya berunjuk rasa.

Tidak ada korban yang terluka dalam insiden ini. Sejumlah pekerja tambang di El Entrego pun membawa tameng buatan untuk melindungi diri dan membarikade jalanan. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Minggu (17/6/2012).

Demonstrasi itu dilakukan sebagai aksi protes pengurangan subsisi tambang, karena kebijakan itu dinilai akan menghancurkan industri pertambangan Spanyol. Meski demikian, Pemerintah Spanyol mengatakan, kebijakan penghematan itu dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian di negaranya.

Deputi Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria mengatakan, negaranya akan selamat dari krisis, namun negara-negara Eropa diminta memperkuat kebijakan fiskalnya terlebih dulu. Pemerintah Spanyol pun mempertimbangkan adanya kebijakan bailout selanjutnya untuk menyelamatkan perekonomian negara.

Sementara itu Perdana Menteri Mariano Rajoy pun bersumpah, reformasi akan membuat perekonomian Spanyol menjadi lebih fleksibel dan kompetitif. Dana Moneter Internasional (IMF) pun sudah memperingatkan Spanyol akan insiden krisis yang melanda Negeri Matador itu.

take from : okezone news