Perjalanan sejarah TNI sebagai bagian dari komponen bangsa telah mampu memberikan sumbangan pemikiran, kesetiaan dan Darma Bhaktinya untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI AD sebagai bagian integral dari TNI dibangun untuk dapat melaksanakan tugas pertahanan negara di darat. Untuk itu agar mampu menjawab tantangan tugas yang sangat dinamis maka pembangunan dan pembinaan kemampuan TNI AD harus dilaksanakan secara optimal dan terus menerus.
Seiring dengan timbulnya permasalahan sebagai akibat dari bencana alam yang hampir terjadi di seluruh wilayah tanah air, Komando Kewilayahan sebagai komponen kekuatan TNI AD, harus dapat menunjukan perannya dalam membantu pencegahan bencana melalui pembinaan teritorial. Untuk itu penting bagi Aparat Komando Kewilayahan dalam melaksanakan Pembinaan Teritorial memiliki kemampuan yang memadai dalam pencegahan bencana disamping selalu berinteraksi secara luas dan intensif dengan lingkungannya. Dengan kemampuan tersebut diharapkan Aparat Komando Kewilayahan dapat mengantisipasi secara dini akan timbulnya bencana alam. Kenyataan yang ada sekarang, pelaksanaan peran Kowil sudah dilaksanakan, namun masih perlu dioptimalkan.
Berangkat dari permasalahan diatas, maka ada suatu “Konsep tentang bagaimana mengoptimalkan peran Binter dalam rangka mencegah terjadinya bencana alam di wilayah”, sebagai landasan dalam memelihara stabilitas nasional sekaligus untuk meningkatkan citra TNI AD dimasa mendatang sesuai tuntutan dan harapan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar